Dasar Pendidikan Karakter Dengan Menerapkan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Pendidikan pancasila dan kewarganegaraan merupakan
salah satu mata pelajaran yang memuat prinsip dan nilai karakter bangsa yang
bis dipelajari dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan
masyarakat Indonesia yang berkarakter agar peduli terhadap diri sendiri,lingkungan
social dan lingkunga hidup sehingga dalam perkembangan zaman dan kemajuan IPTEK
di dukung oleh penguatan karakter bangsa yang menyebabkan kemajuan bangsa dan
negara berlangsung tanpa ada nya hambatan berarti.Kemajuan adalah suatu hal besar yang
diharapkan ,dicita-citakan dan terus di usahakan oleh setiap negara,dengan
kemajuan bangsa seluruh aspek kehidupan akan mendukung kesejahteraan rakyat.
Kemajuan bangsa tentunya harus di dukung
oleh sumber daya manusia yang mendapatkan Pendidikan sesuai dengan minat dan bakat bidang keahlian nya
masing-masing,akan tetapi semua hal itu akan sia-sia tanpa pendidikan karakter,sumber
daya manusia juga harus didukung oleh Pendidikan karakter, agar paham dan
menerapkan karakter cara berkehidupan
yang baik dalam ruang lingkup pribadi,sosial maupun lingkungan.
Kemajuan sebuah negara sangat bergantung
pada kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Kemudian yang tak kalah
pentingnya adalah stabilitas sosial dan politik, manajemen pemerintahan,
penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kreativitas dan inovasi dari
SDM-nya
Kemajuan sebuah negara juga didukung oleh
warga negara yang menguasai IPTEK dan Semua penguasaan IPTEK harus didukung
dengan pentingnya posisi pendidikan yang membangun watak Pancasila melalui
pendidikan yang membangun kejujuran, kebersamaan, kesantunan, nilai dan budi
pekerti pada anak-anak diajarkan. (presiden.go.id “SDM Kunci Kemajuan Bangsa”7
februari 2018)
Dengan penguasaan IPTEK dan penguatan karakter bangsa melalui Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, warga negara akan menjadi Sumber Daya Manusia yang unggul dan menjadi faktor pendukung kemajuan negara diberbagai sektor kehidupan.(Tarigan, 2017)
Salah satu pendidikan yang penting dalam
membangun peradaban yang baik dalam suatu negara ialah pendidikan karakter.
Pendidikan karakter merupakan suatu hal yang sangat penting dalam membangun
bangsa yang beradab dan bermartabat, baik di mata Tuhan, dunia internasional,
dan manusia (Setiawati 2007).
Tanpa Pendidikan karakter Keadaan dewasa
ini mencerminkan telah terjadinya krisis moral yang telah terjadi
ditengah-tengah masyarakat khususnya yang diperlihatkan oleh para generasi muda
yang nantinya menjadi tonggak harapan kepemimpinan bangsa di masa depan.(Waskito & Nadiroh, 2019)
Pendidikan karakter adalah pendidikan yang
dilakukan untuk membentuk kepribadian seseorang agar menjadi pribadi yang
baik.pendidikan karakter juga bertujuan untuk membentuk manusia Indonesia yang
bermoral, membentuk manusia di Indonesia yang cerdas cermat dan rasional, dan
membentuk manusia yang kreatif dan inivatif dan berkerja keras, optimis dan
dapat dipercaya. Itu semua yang harus ada didalam pribadi seseorang agar
pendidikan karakter di Indonesia ini makin maju dengan baik dan juga pendidikan
karakter yang dapat mengoptimalkan perkembangan seluruh dimensi anak baik dari
ranah kognitif, fisik, kreatifitas yang harus seimbang sebagaimna mestinya.
Pendidikan karakter sekarang ini sangat
diperlukan bukan hanya disekolah saja,tapi juga diperlukan di rumah dan di
lingkungan sosial.dan bukan hanya diperlukan unuk anak usia dini hngga remaja
etapi jua usia dewasa.mutlak perlu untuk kelangsungan hidup bangsa.pendidikan
karakter perlu dilakukan usaha sungguh-sungguh ,sistematik dan berkelanjutan
untuk membangkitkan dan menguatkan kesadaran masyarakat Indonesia bahwa tidak
ada masa depan yang lebih baik tanpa membangun dan menguatkan karakter rakyat
Indonesia.
Pendidikan karakter bisa di dapatkan
melalui pengajaran pendidikan kewarganegaraan yang seharusnya sudah ditanamkan
sejak pendidikan usia dini.
Melalui pendidikan kewarganegaraan
masyarakat bisa belajar tentang hal-hal yang berkaitan dengan karakter baik
yang sudah diwariskan oleh para pendiri bangsa yang sudah susah payah
memperjuangkan kemerdekaan melalui karakter.
Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan
yang di dalam nya mempelajari wawasan Nusantara,hak dan kewajiban warga negara,
Pancasila dan undang-undang pastinya
akan membuat masyarakat paham tentang penting nya berkehidupan untuk
menciptakan karakter yang baik dalam ruang lingkup pribadi, sosial maupun
lingkungan nya.
Peran mata pelajaran PKn merupakan leading
sector dari pendidikan karakter sudah jelas harus mengintegrasikannilai-nilai
karakter dalam kegiatan belajar- mengajarnya karena hal tersebut sudah jelas
diuraikan dalam tujuan pembelajaran PKn seperti dijelaskan (dalam Darmadi,
2010:52), yaitu:
Membina moral yang diharapkan dapat
diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu perilaku yang memancarkan iman
dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam masyarakat yang terdiri dari
berbagai golongan agama, perilaku yang bersifat kemanusiaan yang adil dan
beradab, perilaku yang mendukung persatuan bangsa dalam masyarakat yang beraneka
ragamkepentingan, perilaku yang mendukung kerakyatan yang mengutamakan
kepentingan bersama di atas kepentingan perorangan dan golongan sehingga
perbedaan pemikiran, pendapatan, ataupun kepentingan di atas melalui musyawarah
dan mufakat, serta perilaku yang mendukung upaya untuk mewujudkan keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Berdasarkan tujuan tersebut dapatdipahami
bahwa pembelajaran PKn merupakan pembelajaran yang muatannya penuh dengan
nilai-nilai karakter. Namun, Permasalahan yang peneliti dapatkan di lapangan
adalah praktek pendidikan dalam pembelajaran PKn yang berlangsung di kelas pada
saat ini hanyalah sebatas pendidikan yang berorinetasi pada pencapaian tujuan
kognitif atau pengetahuan saja. Sedangkan afektif, hal yang berkaitan dengan
proses pembentukan karakter/sikap siswa cenderung diabaikan (Dianti, 2016)
Jika semua warga negara paham bila Pendidikan
karakter sebenarnya ada di dalam pelajaran
Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan maka setiap warga negara tidak akan
lagi menganggap pelajaran tersebut tidak penting kemudian akan memiliki
kepribadian yang berkarakter baik dan berpikir kritis tentang permasalahan
kenegaraan yang ada,tidak ada lagi pertikaian dan permusuhan antar golongan
sehingga terciptalah hubungan sosial yang baik antarwarga negara
Tak hanya berkarakter terhadap dirinya dan
hubungan sosial nya,tapi warga negara yang berkarakter juga akan peduli
terhadap lingkungan nya,berpikir kritis terhadap permasalahan yang sedang
terjadi di lingkungan saat ini
Lingkungan adalah salah satu elemen paling
penting dari planet bumi,lingkungan memiliki peran khusus untuk kelangsungan
hidup semua makhluk di muka bumu,kualitas lingkungan akan mempengaruhi kualitas
makhluk hidup yang ada di dalamnya,oleh karena itu sangat penting bagi setiap
manusia untuk berkarakter agar menyadari pentingnya lingkungan bagi
kelangsungan hidup di bumi.
(Nadiroh, Hasanah, & Zulfa, 2019)
Sebagian besar hutan di Indonesia telah
mulai terkikis karena tindakan manusia yang menebang pohon di hutan tanpa
memikirkan dampak yang akan sesudahnya (Habibullah, 2018; Siburian, 2016;
Wegscheider et al., 2018). terjadi Dalam beberapa dekade terakhir, pengelolaan
dan pemanfaatan hutan di Indonesia telah gagal dalam mewujudkan hutan lestari.
Penelitian Forest Watch Indonesia (2009) menemukan bahwa dalam 60 tahun kawasan
hutan Indonesia telah menurun dari 162 juta ha semula menjadi hanya 88, 17 juta
ha atau memiliki penyusutan sekitar 46,3 persen (Hajar & Waluyo, 2017;
Purba, 2014). Jika kondisi dibiarkan berlanjut, maka hutan di Indonesia dapat
mengalami kepunahan.
Disinilah
pentingnya memahami Pendidikan pancasila dan kewarganegaraan sebagai
Pendidikan karakter agar kesadaran berbangsa dan bernegara untuk membangun
karakter agar peduli sosial dan peduli lingkungan.
Demi terwujudnya kemajuan negara
berdasarkan Pendidikan karakter yang terdapat dalam Pendidikan Pancasila dan
kewarganegaraan,maka ada beberapa ide yang tawarkan
1.Perlu adanya perbaikan dalam pembelajaran
pkn dalam membangun karakter bangsa di ruang lingkup Pendidikan dasar melalui
perencanaan,pelaksanaan dan evaluasi.
2.Para guru PPKn dipersiapkan bukan hanya
untuk mengajarkan karakter tetapi juga mengembangkan karakter dari perencanaan
pengajaran matang yang sudah dibuat
sebelumnya.
3.Para guru PPKn menghadirkan suasana kelas yang nyaman dengan membangun suasana kelas yang aktif untuk bersikap demokratis,teoritis dan berpikir kritis terhadap pengajaran yang dilakukan agar ppkn tidak hanya dinilai sebagai pelajaran di bangku sekolah tetapi juga akan berguna diluar sekolah sebagai karakter yang diperlukan untuk mendukung kemajuan bangsa
Setiap negara pasti menginginkan kemajuan dari berbagai sektor kehidupan di negaranya,dengan segala kemajuan zaman dan perkembangan IPTEK membuat nilai-nilai kepedulian terhadap sosial dan lingkungan pun menurun,semua orang terkesan mengabaikan karakter bangsa dan lupa bahwa negara nya perlu sumber daya yang unggul dan berkarakter untuk kemajuan bangsa nya sendiri.
Perbaikan dan penguatan pengajaran Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan menjadi solusi agar nilai-nilai karakter bangsa tertanam dalam diri warga negara sejak di bangku sekolah dan menerapkan nya di lingkungan sosial dan lingkungan kehidupannya.
Sumber :
Setiawati, Nanda Ayu. 2007.
"PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI PILAR PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA."
Prosiding Seminar Nasional Tahunan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri
Medan 1 (1): 348-352.
Dianti, P. (2016). Integrasi Pendidikan Karakter Dalam
Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Mengembangkan Karakter Siswa. Jurnal
Pendidikan Ilmu Sosial, 23(1), 58–68.
https://doi.org/10.17509/jpis.v23i1.2062
Nadiroh, N., Hasanah, U., & Zulfa, V. (2019). Behavioral
Geography: an Ecoliteracy Perspective and Critical Thinking Skills in Men and
Women. Indonesian Journal of Geography, 51(2), 114.
https://doi.org/10.22146/ijg.36784
Tarigan, E. T. B. (2017). Memahami makna Karakter. 1.(1),
273–277. Retrieved from http://digilib.unimed.ac.id/27475/
Waskito, A., & Nadiroh, N. (2019). Pentingnya
Pendidikan Karakter Dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Pembangunan
Berkelanjutan Pada Era Revolusi Industri 4 . 0. (June).

Comments
Post a Comment